Blog Kami

Internal Medicine

Manajemen RAAS inhibitor Pada Hiperkalemia Pasien PGK

Hiperkalemia Pada PGK Hiperkalemia diartikan sebagai adanya peningkatan kadar kalium dalam serum/plasma di atas kadar normal yaitu lebih dari 5 mEq/L. Pasien dengan penyakit ginjal kronis (PGK) stadium 3 atau lebih mempunyai predisposisi mengalami hiperkalemia yaitu pada pasien yang disertai dengan gangguan jantung, dan pasien yang menggunakan renin-angiotensin-aldosteron system (RAAS) inhibitor. Hiperkalemia umumnya tidak terjadi hingga LFG kurang dari 20-25 mL/menit/1.73 m2, namun dapat dijumpai lebih awal pada pasien dengan asupan tinggi kalium atau kadar aldosteron di serum yang rendah. Kadar aldosteron yang rendah dapat dijumpai pada diabetes mellitus, penggunaan ACE inhibitor, NSAID atau beta blocker.

14 Jan 2019
Article thumbnail

Internal Medicine

Trial Treatment Anak dengan Anemia

Anemia Defisiensi Besi jelas masalah serius untuk banyak puskesmas di Indoensia. Menurunkan angka anemia defisiensi besi pada anak kita, sama dengan mencegah banyak kasus stunting yang potensial terjadi. Untuk meningkatkan pemahaman dokter puskesmas dan FKTP tentang strategi efektif pencegahan anemia defisiensi besi… dr Andi Cahyadi, SpA akan berbagi dalam Seminar Sehari di Hotel Tunjungan Surabaya. Ada free Live Webinar untuk TS yang bergabung di Group Diskusi Klinis FKTP. Untuk TS yang bisa datang langsung ke tempat, Dokter Post punya paket promosi yang menarik. DAFTAR SEMINAR STUNTING 400 RIBU, BONUS VOUCHER 600 RIBU Dok, Minggu tanggal 6 Januari ada Seminar Stunting yang diadakan LKNU (Lembaga Kesehatan NU) dan PP Nurul Huda. Pembicaranya Kece, ada dr Andi, SpA (konsulen FK Unair)  dan Dinas Kesehatan Jatim => Info ada di Leaflet. promosi-seminar-stunting

5 Jan 2019
Article thumbnail

Internal Medicine

Kisah Bayi Kejang Ini Bikin Trenyuh

Hitung kebutuhan natrium harian Pilih cairan dan dosis yang tepat Misal, si anak tadi beratya 10 kg. Kebutuhan cairannya pakai rumus Holiday Segar 10 kg x 100 cc = 1000 cc jadi kebutuhan cairan anak ini 1000 cc/24 jam terus, hitung kebutuhan natrium… rumusnya BB x 2.5 meq = 10 x 2.5 meq = 25 meq/24 jam Jadi pilihannya pakai cairan yang kira-kira dalam 1000 cc mengandung natrium 25 meq Coba kita pakai tabel ini… komposisi-cairan-elektrolit Kalau lihat tabel di atas, maka jenis cairan yang paling mendekati adalah KAEN4B (30 mEq/L) atau D5+1/4 NS (38,5 mEq/L) Tapi kan KAEN4B di tempatku sulit didapat (kalau di tempatmu?) jadi aku lebih pilih D5+1/4 NS Begitu sih caranya…

23 Nov 2018
Article thumbnail

Internal Medicine

Tips HbA1c Turun 3% Dalam 1,5 Bulan

Ya mungkin kebetulan, tapi kebetulan yang keren banget. Penasaran nggak sama fungsi pankreasnya setelah memulai terapi insulin+terapi nutrisi? Fungsi pankreas salah satunya bisa diukur dengan pemeriksan HOMA B Ternyata terapi insulin tidak mensupresi fungsi insulin, nilai HOMA B-nya naik dari 13,6 jadi 59,23 Hasil-Lab-Diabetes-2 Artinya fungsi pankreas pasien membaik dengan terapi insulin, terapi farmakologis dan terapi nutrisi yang tepat Yang paling menarik adalah hasil HOMA R, parameter untuk mengukur tingkat resistensi insulin. Hasilnya HOMA-R turun 5.62 menjadi hanya 2.71 Artinya resistensi insulinnya sudah membaik dengan signifikan Ini kasus yang epic banget, terbukti bahwa edukasi yang baik dapat menjadi pembeda klinis yang penting bagi pasien. Edukasi yang buruk, pasien tidak disiplin diet, minum obat => poor outcome Edukasi yang baik, pasien disiplin minum obat, disiplin diet => Excellent outcome Kamu butuh media edukasi diabetes yang sudah terbukti

25 Oct 2018
Article thumbnail

Internal Medicine

VIDEO: Dosis Tappering Off Steroid Reaksi Kusta

Tips pemberian prednison untuk reaksi kusta Pemberian prednison harus dibawah pengawasan dokter puskesmas/petugas kabupaten dan harus dicatat pada formulir evaluasi pengobatan reaksi berat. Kondisi pasien yang mungkin merupakan kontra indikasi pemberian prednison: TB, kencing manis, tukak lambung berat, infeksi sekunder pada luka di tangan atau kaki yang memburuk. Jika kondisi tersbeut berat, maka pengobatan reaksi harus di unit rujukan (rumah sakit rujukan) Untuk reaksi, prednison diberikan dalam dosis tunggal pagi hari sesudah makan, kecuali jika keadaan terpaksa dapat diberikan secara dosis bagi, misalnya 2 x 4 tablet/hari. Perlu diingat bahwa prednison bisa menyebabkan efek samping yang serius. Oleh karena itu pasien harus mematuhi aturan pemberian prednison. Tidak boleh dihentikan tiba-tiba karena dapat menyebabkan rebound phenomena (demam, nyeri otot, nyeri sendi, malaise). Sementara efek samping pemakaian jangka panjang adalah: gangguan cairan dan elektrolit, hiperglikemi, mudah infeksi, perdarahan tau perforasi pada pasien tukak lambung osteoporosis, Cushing Syndrome: moon face, obesitas sentral, jerawat, pertumbuhan rambut berlebihan, timbunan lemak supraklavikuler

22 Oct 2018
Article thumbnail

Paling banyak dilihat

Diagnosis dan Terapi Gonorrhea: Perlukah Uji Kulit Sebelum Injeksi Kanamisin? thumbnail

Diagnosis dan Terapi Gonorrhea: Perlukah Uji Kulit Sebelum Injeksi Kanamisin?

28 Mar 2025
Diagnosis dan Terapi Sengatan Lebah: Prinsip Tatalaksana dan Peran Epinefrin thumbnail

Diagnosis dan Terapi Sengatan Lebah: Prinsip Tatalaksana dan Peran Epinefrin

17 Mar 2025
Pemilihan Antibiotik pada Kasus Demam Scarlett thumbnail

Pemilihan Antibiotik pada Kasus Demam Scarlett

17 Mar 2025
Tatalaksana Chest Clapping untuk Fisioterapi Dada Pasien PPOK thumbnail

Tatalaksana Chest Clapping untuk Fisioterapi Dada Pasien PPOK

31 Jul 2020