Blog Kami

Internal Medicine

Diagnosis dan Terapi Krisis Hiperglikemia (1): Diagnosis

Krisis hiperglikemia adalah kondisi gawat darurat yang terjadi pada pasien dengan gangguan metabolisme gula, Diabetes Mellitus. Meskipun saat ini upaya pencegahan dan pengobatan diabetes sudah sangat berkembang, namun kasus krisis hiperglikemia masih sering terjadi. Secara garis besar krisis hiperglikemia dapat dibagi menjadi dua kelompok besar: Diabetes Ketoasidosis (DKA) dan Hyperosmolar Hyperglicemic State (HHS). DKA lebih sering terjadi pada pasien Diabetes Mellitus Tipe 1 (DMT1), meskipun DKA pada DMT2 juga mungkin terjadi. Sedangkan HHS lebih identik dengan pasien DMT2.

20 Jul 2015
Diagnosis dan Terapi Krisis Hiperglikemia (1): Diagnosis

Internal Medicine

Terapi Dispepsia Terkait Idul Fitri dengan Prokinetik, Efektifkah?

Pada saat idul fitri, salah satu keluhan yang banyak membawa pasien ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) adalah keluhan rasa penuh dan nyeri ulu hati (Heart Burn). Gejala tersebut mungkin berkaitan dengan dispepsia. Setelah menjalani puasa 30 hari, pasien sering "melampiaskan kemenangan" dengan makan sekenyang-kenyangnya. Makanan yang disukai pun cenderung berlemak dan pedas, contohnya opor ayam, kare daging, ketupat sayur dan gule kambing. Memang nikmat sekali, namun sering timbul masalah dispepsia berawal dari itu. Dispepsia secara sederhana diartikan sebagai rasa tidak nyaman di dalam lambung. Pada kasus dispepsia yang banyak terjadi saat idul fitri, penyebab tersering adaLah pengosongan lambung yang terhambat (dismotilitas).

19 Jul 2015
Terapi Dispepsia Terkait Idul Fitri dengan Prokinetik, Efektifkah?

Internal Medicine

Antibiotik Pilihan Demam Tifoid

Demam tifoid masih menjadi salah satu diagnosis tersering pasien rawat inap. Data yang kami kumpulkan di sebuah Rumah Sakit Swasta tipe C di Surabaya, menunjukkan Diagnosis Demam Tifoid menduduki peringkat kedua diagnosis terbanyak rawat inap dengan persentase 7% dari total pasien rawat inap. Indonesia adalah negara endemik tifoid. Pengetahuan dasar tentang penatalaksanaan demam tifoid perlu dikuasai. Penegakan diagnosis menjadi penting dewasa ini mengingat kita saat ini berada di era Asuransi Kesehatan. Panduan penegakan diagnosis demam tifoid secara sederhana dapat dibaca pada artikel sebelumnya (Diagnosis Demam Tifoid).

14 Jul 2015
Antibiotik Pilihan Demam Tifoid

Internal Medicine

Diet Asam Urat (2): Apa Saja Pantangannya?

Hiperurisemia adalah kondisi peningkatan asam urat dalam darah > 7 mg/dL. Asam urat merupakan hasil dari pemecahan purin yang didapat baik dari makanan maupun tubuh sendiri yang memproduksinya. Diet rendah asam urat bertujuan untuk mengendalikan produksi asam urat dalam tubuh dan membantu meningkatkan pengeluaran asam urat dari tubuh. Dalam makanan sehari-hari, jumlah purin yang dikonsumsi sekitar 600-1000 mg/hari. Diet rendah purin hanya memperbolehkan seseorang mengkonsumsi bahan makanan yang mengandung sekitar 100-150 mg purin/hari. Berikut pantangan dalam diet tersebut:

14 Jul 2015
Diet Asam Urat (2): Apa Saja Pantangannya?

Internal Medicine

Mengapa Memilih Insulin Premixed?

Seorang pasien laki-laki (52 tahun), riwayat Diabetes Mellitus Tipe 2 sejak 7 tahun yang lalu. Berat badan saat ini 95 kg, BMI 31.8 kg/m2. Tekanan Darah 135/85 mmHg. Saat ini mendapatkan terapi glipizide 1 x 10 mg dan metformin 3 x 500 mg. Saat ini sudah menjalankan diet B Diabetes dengan ketat. Riwayat hipoglikemia (-). Berdasar hasil lab, ditemukan Gula Darah Puasa 187.2 mg/dL, Gula Darah 2 jam setelah makan 264.6 mg/dL, Kadar kolesterol total 181,5 mg/dL. Kadar Trigliserida 168.1 mg/dL. Kadar HbA1c 9.4%.

14 Jul 2015
Mengapa Memilih Insulin Premixed?