"Ngomong2 ttg hba1c . misal ada px DM. Hasil hba1c 10,5 %. gdp gdpp nya nggak bagus2 banget. Tapi masih dibawah 250 lah dgn obat oral. Tekanan darah bagus terus. Belum ada tanda2 komplikasi. Apa iya harus dimulai insulin?"
Well, ini bagus banget pertanyaannya. Sering banget kita temui dalam praktek sehari-hari.
Dan, sayangnya kita sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan (dokter di faskes primer), sering kali terlambat memulai terapi insulin. Masih banyak mental block yang menghambat keputusan kita memulai insulin bagi pasien.
3 Aug 2018
Terapi medika mentosa yang lain yang disarankan adalah terapi steroid. Terapi steroid diberikan pada meningitis TB dan perikarditis TB karena telah terbukti efektif untuk mencegah komplikasi jangka panjang yaitu hidrosefalus dan perikarditis konstiktiva.
Untuk meningitis TB diberikan deksametason 12 mg/hari atau 0,4 mg/kgBB/hari selama 3 minggu, kemudian dosis diturunkan secara bertahap dalam 3-5 minggu kemudian, dengan mengevaluasi perbaikan klinis.
Pada perikarditis TB diberikan prednison 60 mg/hari atau 1 mg/kgBB/hari selama 3 minggu, selanjutnya dosis diturunkan secara bertahap selama 3-5 minggu. Walaupun pada efusi pleura pemberian steroid dapat penymbuhan dan mempercepat perbaikan klinis, namun tidak dapat mencegah komplikasi fibrosis atau penebalan pleura. Pada peritonitis Tb dan TB Saluran Kemih pemberian steroid tidak disarankan karena efektivitasnya dalam mencegah terjadinya komplikasi obstruksi usus dan komplikasi stenosis ureter belum terbukti.
2 Aug 2018
Saat menerima pasien di IGD, dokter atau perawat selalu melakukan klasifikasi triage, apakah masuk triase merah, kuning, hijau atau hitam. Namun, dari 10 dokter IGD yang aku survei hanya 2 yang mampu menyebutkan dasar melakukan triase sesuai referensi. Sedangkan 8 dari 10 dokter melakukan tiase berdasarkan pengalaman yang disampaikan turun temurun oleh dokter senior.
1 Aug 2018
Seorang wanita usia 28 tahun dengan benjolan pada daerah leher sejak 1 tahun yang lalu disertai keluhan berupa sering BAB dan sering berkeringat (tidak pernah periksa sebelumnya), dibawa ke IGD oleh keluarganya dikarenakan tidak sadar sejak 3 jam SMRS.
Pada pemeriksaan fisik didapatkan GCS E2M4V2, Tekanan Darah 110/70 mmHg, Frekuensi Nadi 120 kali/menit iregular, RR 24 kali/menit, suhu 38,20 C, sklera ikterik (+), struma difus (+), rhonki basah kasar (+) pada sisi kanan basal paru, lain-lain dalam batas normal.
Penatalaksanaan berikut dapat diberikan terhadap pasien tersebut di IGD, kecuali
31 Jul 2018