Edema Paru Kardiogenik: Furosemid vs Inotropik

Tentu, kamu masih ingat diagram penting ini kan?
cuplikan-buku-Decomp

Coba lihat 4 kotak diagram di atas, yang warna putih-biru tua-biru muda-hijau

Itu adalah tabel yang sangat berguna untuk menentukan terapi yang perlu kamu berikan kepada pasien Gagal Jantung Akut dengan komplikasi edema paru akut

Intinya, dalam memberikan tatalaksana pada pasien gagal jantung akut, kamu perlu pertimbangkan, apakah pasien ada

  1. Tanda Hipoperfusi

  2. Tanda Kongesti Paru

Ini coba aku rangkumkan hasil assesment dan tatalaksananya

  1. Kotak Putih (Hangat-Kering) => Pasien bisa rawat jalan

  2. Kotak Hijau (Dingin-Kering) => Sebaiknya pasien masuk ICU/CCU untuk diberikan terapi inotropik untuk mengatasi hipoperfusi

  3. Kotak Biru Tua (Hangat-Basah) => Pasien perlu mendapatkan Furosemid untuk mengatasi edema paru

  4. Kotak Biru Muda (Dingin-Basah) => ini kondisi yang paling sulit, pasien perlu masuk ICU/CCU untuk mendapatkan diuresis-inotropik-vasodilator

Ada sebuah tips dari dr Wahyudi, SpPD. Jika kamu mendapat pasien dengan edema paru kardiogenik kamu bisa memberikan terapi di bawah ini

  1. Oksigen
  2. Furosemide bolus 2 ampul, dilanjutkan drip 5 mg/jam
  3. ISDN untuk nyeri dadanya
  4. Jangan berikan beta bloker jika edema paru masih ada
  5. Statin untuk stabilisasi plak
  6. Morfin 2-4 mg bisa diberikan jika ada
  7. Terapi Sindroma Koroner Akut => Fibrinolitik, Antikoagulan

Oke, mudah dipahami kan?

Semoga Bermanfaat


Sponsored Content

buku-prof-idrus-gagal-jantung

PS: Barusan Buku terbaru Prof Idrus Alwi, SpPD-KKV sudah rilis. Dokter Post buka preordernya, yang mau pesan silahkan klik link order ini atau WA Yahya 085608083342. Ada bonus menarik buat 100 orang pertama^^