Mengapa Memasang Leads ECG dengan Baik dan Benar itu Penting?

Kejadian lho kemarin, ada sejawat yang curhat kasus di Group WA Diskusi Kasus Klinis. Jadi, sejawat itu curhat hasil bacaan mesin ECG yang menginterpretasikan "Supraventrikular Takikardia" (SVT).

Padahal klinis pasien tidak mengarah ke SVT. Karena ragu, sejawat tersebut share hasil gambar ECG di Group. Waktu aku baca, "ini bukan SVT dok, Sinus Takikardia biasa."

Selanjutnya aku coba pastikan ke dr Ragil, SpJP. "Sinus Takikardia ini"

Oke. Moral ceritanya, jangan mudah "percaya" hasil bacaan mesin ECG ya. Coba pasiennya kamu treat sebagai SVT, wah bisa runyam. Kalau kata guru-guru kita dulu, obati klinis pasien bukan hasil ECG.

Pemasangan Leads ECG yang Benar dan Akurasi Data ECG

Tulisan ini sebenarnya adalah transkrip Video "Pemasangan Leads ECG" yang kemarin aku bagiin versi lengkapnya gratis ke Sejawat DokterPost.com yang punya DVD Mahir Baca EKG. Sudah aku singkat sih, supaya nggak terlalu panjang.

Oke, jadi apa hubungannya memasang leads ecg dengan akurasi data ecg. Mungkin terdengar sepele ya, tapi jangan salah lho. Salah satu masalah yang paling banyak terjadi saat membaca ECG adalah data ECG tidak akurat. Bisa karena

  1. Posisi leads tidak pas
  2. Posisi leads terbalik atau
  3. Ini yang agak lucu, leads dipasang di payudara (bukan di dinding dada), akibatnya bacaan ecg-nya naik turun

Oke, jadi kenapa sih kita harus tepat dalam memasang leads ECG

  1. Agar data ECG yang dihasilkan akurat
  2. Dalam kasus sindroma koroner akut, kita bisa menentukan lokasi infark dengan benar
    3 Tentu saja, untuk menghindari artefak, misalnya gambaran ecg yang naik turun tadi

Oke selanjutnya sebelum kita masuk pada pembahasan inti, ada baiknya kita refresh konsep dasar cara kerja ecg.

Kita tau kan, ecg adalah alat yang berfungsi untuk merekam listrik. Posis leads, terhadap arah aliran listrik akan memberikan gambaran ecg yang khas. Kalau aliran listrik menjauhi leads, maka gambarannya defleksi negatif (ke bawah). Kalau aliran listrik arahnya menuju leads, maka gambaran ecg-nya defleksi positif. Runcing ke atas. Variasi lain bisa kita lihat di gambar ya.

Konsep ini nanti akan penting kamu terapkan saat membaca posisi jatung yang rotasi ke kiri atau ke kanan. Ada di DVD MBE Basic

Sedikit aja teori, posisi leads ekstrimitas ini kalau dihubungkan akan membentuk segitiga, dimana jantung ada di posisi di sentral.

Sebenarnya ini akan menarik untuk dibahas lebih lanjut. Karena kita bisa paham kenapa rekaman precordial harus ada leads ekstrimitas, tapi leads ekstrimitas tidak membutuhkan precordial. Dsb

Tapi terlalu teoritis, jadi diskip aja ya.

Selanjutnya kita bahas leads precordial ya. Atau kita lebih familiar dengan V1 sampai V6.

Nah, posisi precordial ini penting untuk dipasang dengan tepat. Sering kali kesalahan pemasangan leads terjadi di leads precordial ini.

Memang sih agak ribet, karena pemasang ecg mesti ngerti anatomi tulang-tulang di dada supaya bisa memasang dengan benar.


Jadi kalau based on teori

V1 itu letaknya di ICS 4 sebelah kanan sternum. Jadi kamu raba tonjolan di sternum. Turun kira-kira tiga costa. Nah di bawahnya kan intercostal space 4. Kamu pasang tepat di samping sternum sebelah kiri

Disampingnya pas, di sebelah kanan sternum ICS 4 kamu pasang V2

Nah, V3 ini agak "istimewa". Per definisi dia letaknya di antara V2 dan V4. Jadi kamu pasang dulu V4.

V4 letaknya ICS 5. Tepatnya di midclavicular line sebelah kiri. Jadi di bawah V2 kan ICS 5. Kamu tarik garis tengah2 clavicula sebelah kiri. Nah. Letaknya V4 ada disana.

Trus. Kamu tempatkan V3 di antara V2 dan V4. Paham ya?

Selanjutnya V5. V5 ini letaknya satu level dengan V4. Artinya kalau kamu tarik garis horizontal ke samping tingginya sama dengan V4. Cuma letaknya ada di anterior axilarry line.

Tau dong letak anatominya anterior axillary line. Ya kira-kira kayak di gambar lah.

Selanjutnya v6. Ini selevel dengan v5. Bedanya letaknya di midaxilary line. Alias garis di tengah-tengah ketiak. Kamu tarik aja garis horizontal lurus dari V5 dan tepat di garis tengah ketiak kamu pasang V6. Untuk leads posterior ya tinggal merefleksikan precordial V1 sampai V6.

Kesalahan dalam pemasangan salah satunya juga meliputi leads yang tidak menempel cukup kuat di dada pasien. Atau biasanya gel yang kurang bagus (jumlah dan jenis). Dua kondisi ini akan menyebabkan garfik yang tergambar di kertas ecg menjadi tidak jelas dan rawan misinterpretasi.

Gambar ECG yang "tidak bagus" rawat membuat pembaca menafsirkan bacaan dengan salah. Dulu pernah ada yang karena memasang ecg tidak bagus, pasien disuspek perikarditis. Perlu menjalani pemeriksaan tambahan yang tidak perlu bahkan terapi yang tidak perlu. Tentu ini merugikan buat pasien.

Membaca ECG adalah aktivitas yang akan sangat sering kamu lakukan dalam praktek sehari-hari. Skill untuk membaca ECG sangat penting dalam upaya menegakkan diagnosis klinis pasien. Salah membaca data ECG dapat berakibat kesalahan terapi. Coba bayangkan ketika ada pasien dispepsia yang diterapi sebagai STEMI hanya karena kesalahan bacaan dokter yang merawat.

DokterPost punya produk bagus yang sudah membantu ratusan dokter di Indonesia. DVD Mahir Baca EKG dari dr Ragil Nur Rosyadi, SpJP. Sudah ada banyak review dari sejawat yang merasakan manfaatnya.

Bantu kami untuk bisa membantumu, membaca dan menginterpretasikan hasil EKG dengan lebih baik.

Kamu bisa pesan DVD Mahir Baca EKG dengan SMS/WA Yahya (085608083342) atau via link kontakin.com/dokterpost