Webinar SKP Kemenkes: Current Update Diagnosis dan Tatalaksana Tuberkulosis Paru: Integrasi Evidence-Based Medicine dalam Praktik Klinis
Menghadapi kasus Tuberkulosis (TB) di Indonesia itu rasanya seperti maraton yang nggak ada habisnya ya, Dok. Sebagai salah satu negara dengan beban TB tertinggi di dunia, kita di garda terdepan sering kali diuji dengan berbagai dinamika di lapangan. Mulai dari pasien yang datang dengan gejala tidak khas, tantangan penegakan diagnosis berbasis tes cepat molekuler, kepatuhan minum obat yang kurang, hingga ancaman resistensi obat dan komorbiditas yang bikin tatalaksana makin rumit.
Kalau kita hanya mengandalkan pola lama tanpa memperbarui panduan berbasis bukti (evidence-based medicine), target eliminasi TB bakal makin sulit dikejar, dan risiko kegagalan terapi pada pasien kita akan makin tinggi.
Untuk menyegarkan kembali pemahaman kita sekaligus memperbarui panduan klinis sesuai standar nasional dan internasional terkini, PRO EMERGENCY mempersembahkan webinar komprehensif: "Current Update Diagnosis dan Tatalaksana Tuberkulosis Paru: Integrasi Evidence-Based Medicine dalam Praktik Klinis".
Apa saja yang bakal kita bedah tuntas bersama para pakar?
Seluruh materi disusun secara sistematis agar bisa langsung Sejawat terapkan dalam pelayanan sehari-hari:
- Sisi Diagnosis Modern: Kita akan bahas strategi mengombinasikan alur klinis, uji molekuler (TCM), dan pencitraan radiologi secara optimal agar penegakan diagnosis TB bisa cepat dan presisi tanpa under atau over-diagnosis.
- Update TB Sensitif Obat (TB-SO): Mengulas penerapan pedoman nasional terbaru dan evidence terkini dalam peracikan rejimen OAT, penyesuaian dosis, hingga strategi menjaga kepatuhan pasien.
- Taktik Menghadapi TB Resisten Obat (TB-RO): Jangan sampai terlambat! Kita ulas cara cepat mendeteksi tanda bahaya TB-RO sejak dini serta gambaran tata laksana terkininya yang lebih ramah bagi pasien.
- Manajemen TB dengan Komorbid: Mengurai benang kusut penanganan TB yang berdampingan dengan kondisi khusus seperti Diabetes Mellitus, HIV, atau gangguan fungsi organ demi menekan interaksi obat dan efek samping.
- Monitoring & Eliminasi TB: Belajar cara memantau evaluasi pengobatan yang benar, mencegah kekambuhan (relapse), serta peran aktif kita sebagai praktisi medis dalam mendukung strategi nasional eliminasi TB di Indonesia.
Catat Jadwalnya Dok!
📅 Hari/Tanggal: Senin, 07 September 2026
⏰ Waktu: 08.00 WIB – Selesai (Sesuai susunan acara)
💻 Live via Zoom
Belajar Langsung dari Jajaran Pakar Spesialis Paru (Sp.P):
- dr. R. Dicky Wirawan L, Sp.P(K) – Diagnosis TB Paru di Era Modern
- dr. Dessy Mizarti Z, Sp.P(K), FISR – Update Tatalaksana TB Sensitif Obat
- dr. Hayatun Naimah, Sp.P(K), FAPSR – Pendekatan Komprehensif TB Resisten Obat (TB-RO)
- dr. Nur Prasetyo Nugroho, Sp.P, AIFO-K – Penatalaksanaan TB Paru dengan Komorbid
- dr. Vira Weldimira, Sp.P – Monitoring Terapi & Strategi Eliminasi TB
Moderator:
dr. Clarisa Rahmah
Perolehan SKP Kemenkes:
🎓 Dokter Umum: 5 SKP
🎓 Dokter Spesialis Paru (Sp.P): 5 SKP
Informasi Pendaftaran
Mari kita pertajam kompetensi klinis dalam penanganan TB demi pelayanan pasien yang lebih baik dan aman!
📞 Hubungi Admin Pendaftaran: WhatsApp: 0895-3494-70606 (Feryan)
📌 Penyelenggara: PRO EMERGENCY (Support by DokterPost)