Webinar SKP Kemenkes: Strategi Evidence-Based dalam Terapi Topikal Akne: Optimalisasi Pemilihan Agen, Kombinasi Regimen, dan Manajemen Efek Samping untuk Luaran Klinis yang Lebih Baik
Menangani kasus jerawat di meja praktik sekilas terlihat sederhana, tapi sejatinya penuh dinamika. Tidak sedikit pasien yang kembali ke klinik dengan keluhan kulit mengelupas, rasa terbakar, atau jerawat yang justru tampak bertambah parah setelah beberapa hari pemakaian krim. Di fase ini, kepatuhan pasien kerap goyah, dan jika kita tidak membekali mereka dengan pemahaman yang tepat mengenai respons adaptasi kulit, terapi sering kali berakhir putus di tengah jalan.
Kunci keberhasilan terapi topikal akne bukan sekadar meresepkan bahan aktif terkuat, melainkan memahami seni pemilihan agen berbasis bukti ilmiah, menyusun strategi kombinasi yang rasional, serta meminimalkan efek samping iritasi.
Guna memperkuat kompetensi klinis Sejawat dalam meracik terapi akne yang presisi, Pro Emergency mempersembahkan webinar profesional: "Strategi Evidence-Based dalam Terapi Topikal Akne: Optimalisasi Pemilihan Agen, Kombinasi Regimen, dan Manajemen Efek Samping untuk Luaran Klinis yang Lebih Baik".
Fokus Pembahasan & Poin Klinis:
🔹 Pemilihan Retinoid Topikal Presisi: Membedah karakteristik, potensi iritasi, serta efikasi antara Adapalene, Tretinoin, dan Tazarotene agar Sejawat tepat memilih agen sesuai derajat keparahan akne pasien.
🔹 Rasionalisasi Kombinasi Retinoid & BPO: Menimbang keunggulan serta kelemahan klinis antara penggunaan sediaan kombinasi tetap (fixed-dose combination) dibandingkan pemberian preparat terpisah.
🔹 Optimalisasi Skin Barrier (Sandwich Method): Memahami aplikasi teknis hidrasi kulit, termasuk sandwich method dan pemilihan pelembap yang tepat guna menekan reaksi iritatif retinoid tanpa menurunkan efikasi terapinya.
🔹 Diferensiasi Purging vs Breakout: Mengasah ketajaman diagnostik dalam membedakan perburukan sementara (purging) dengan kegagalan terapi atau iritasi murni, lengkap dengan strategi komunikasi untuk menjaga kepatuhan pasien.
🔹 Posisi Agen Topikal Alternatif: Menempatkan Azelaic Acid, Cysteamine, dan Asam Salisilat secara proporsional dalam algoritma terapi untuk mengatasi inflamasi sekaligus hiperpigmentasi pasca-inflamasi (PIH).
Jadwal Kegiatan
📅 Hari/Tanggal: Senin, 05 Oktober 2026
⏰ Waktu: 08.00 WIB – Selesai
💻 Platform: Live via Zoom
Narasumber & Materi:
dr. Agnes Tasia Valentine, M.Sc, Sp.DVE
- Pemilihan Retinoid Berdasarkan Derajat Akne: Adapalene vs Tretinoin vs Tazarotene
- Kombinasi Retinoid + BPO: Satu Preparat Fixed-Dose atau Terpisah?
- Sandwich Method & Moisturizer pada Regimen Retinoid
dr. Suci Leni Mimanda, Sp.DVE
- Purging vs Breakout: Cara Membedakan dan Edukasi Pasien
- Azelaic Acid, Cysteamine, dan Salisilat Topikal: Posisi dalam Algoritma
Moderator:
dr. Clarisa Rahmah
Informasi Pendaftaran
Tingkatkan standar luaran klinis terapi akne di fasilitas pelayanan Sejawat dengan pendekatan evidence-based yang aplikatif.
📞 WhatsApp Pendaftaran: 0895-3494-70606 (Feryan)
📌 Penyelenggara: Pro Emergency (Support by DokterPost)