Tatalaksana Dehidrasi Pada Neonatus di Klinik: Rehidrasi Oral

Pernah dapat kasus pasien dehidrasi ringan atau sedang di klinik? Pasti sering. Tapi, kalau pasiennya neonatus pernah dapat nggak? Hehe.

Menangani pasien neonatus memang selalu "MENANTANG". Terapi yang diberikan selain tergantung berat badan juga sangat tergantung umur.

Penanganan dehidrasi ringan-sedang karena diare yang paling penting adalah mencegah atau mengatasi dehidrasi, selain mencegah terjadinya gangguan nutrisi dan lain-lain. Oleh karena itu anda harus menguasai dengan baik penanganan diare di rumah dan penanganan diare di klinik (dengan oralit).

Rencana Tatalaksana Dehidrasi karena Diare Pasien Neonatus

Satu hal yang pasti dalam penanganan dehidrasi akibat diare pada pasien neonatus adalah jangan sekali-kali memberikan immodium atau loperamid. Pasien berpotensi mengalami berbagai komplikasi berat. Ulasannya pernah saya tulis dalam artikel sebelumnya.

Pendekatan paling penting dalam tatalaksana pasien dehidrasi karena diare adalah pemberian terapi cairan yang adekuat. Secara umum, pada pasien diare dengan dehidrasi ringan-sedang kita masih bisa memberikan terapi cairan per oral di rumah atau di klinik.

Perlu diputuskan apakah pasien neonatus akan kita rehidrasi di klinik atau di rumah. Setiap keputusan punya implikasi klinis masing-masing.

Tatalaksana Diare di Rumah

Hal paling penting ketika memutuskan pasien direhidrasi di rumah adalah pastikan bahwa ibu mengerti prinsip rehidrasi dan mampu menjalankannya dengan benar. Jelaskan pada ibu tentang 4 aturan perawatan di Rumah :

  1. BERI CAIRAN TAMBAHAN (sebanyak anak mau)
    JELASKAN KEPADA IBU :
  • Beri ASI lebih sering dan lebih lama pada setiap kali pemberian.
  • Jika anak memperoleh ASI eksklusif, berikan oralit atau air matang sebagai tambahan.
  • Jika anak tidak memperoleh ASI Eksklusif, berikan 1 atau lebih cairan berikut ini: Oralit, cairan makanan (kuah sayur, air tajin) atau air matang.

Anak harus diberi larutan oralit di rumah jika :

  1. Anak telah direhidrasi di klinik atau IGD
  2. Anak tidak dapat kembali ke klinik jika diarenya bertambah parah

Ajarkan kepada ibu cara mencampur dan membuat larutan oralit. RESEPI IBU 6 BUNGKUS ORALIT (200 ml) UNTUK DIGUNAKAN DI RUMAH.

TUNJUKKAN KEPADA IBU BERPA BANYAK ORALIT/CAIRAN LAIN YANG HARUS DIBERIKAN SETIAP KALI ANAK DIARE (BERAK)

  1. Sampai umur 1 tahun: 50 sampai 100 mL setiap kali berak.
  2. Umur 1 sampai 5 tahun : 100 sampai 200 ml setiap kali berak.

EDUKASI IBU:

  1. Agar meminumkan sedikit-sedikit tapi sering dari mangkuk/cangkir/gelas.
  2. Jika anak muntah, tunggu 10 menit. Kemudian lanjutkan lagi dengan lebih lambat.
  3. Lanjutkan pemberian cairan tambahan sampai diare berhenti.
  4. Lanjutkan pemberian makanan
  5. Pemberian tablet Zinc, tidak diberikan kepada bayi muda.

Tatalaksana Dehidrasi Ringan/Sedang dengan Oralit di Klinik

Berikan oralit di klinik (lihat tabel di bawah) selama periode 3 jam

TENTUKAN JUMLAH ORALIT UNTUK 3 JAM PERTAMA

Jumlah oralit yang diperlukan = berat badan (dalam kg) X 75 ml.

UMUR digunakan hanya bila berat badan anak tidak diketahui.

  1. Jika anak menginginkan, boleh diberikan lebih banyak dari pedoman di atas.
  2. Unuk anak berumur kurang dari 6 bulan yang tidak menyusu, berikan juga 100–200 mL air matang selama periode ini.

TUNJUKKAN CARA MEMBERIKAN LARUTAN ORALIT

  1. Minumkan sedikit-sedikit tapi saring dari cangkir/mangkkuk/gelas.
  • Jika anak muntah, tunggu 10 menit. Kemudian berikan lagi lebih lambat.
  • Lanjutkan ASI selama anak mau.
  1. SETELAH 3 JAM :
  • Ulangi penilaian dan klasifikasikan kembali derajat dehidrasi.
  • Pilih rencana terapi yang sesuai untuk melanjutkan pengobatan.
  • Mulailah memberi makan anak.

JIKA IBU MEMAKSA PULANG SEBELUM PENGOBATAN SELELAI

  1. Tunjukkan cara menyiapkan cairan oralit di rumah.
  2. Tunjukkan berapa banyak oralit yang harus diberikan di rumah untuk menyelesaikan 3 jam pengobatan.
  3. Beri bungkus oralit yang cukup untuk rehidrasi dengan 6 bungkus lagi sesuai yang di anjurkan dalam rencana dehidrasi.
  4. Jelaskan 4 aturan perawatan diare di rumah.
  • Beri cairan tambahan
  • Lanjutkan pemberian makan
  • Jelaskan kapan pasien harus kembali ke klinik
  • Pemberian tablet Zinc, tidak diberikan kepada bayi muda

Semoga Bermanfaat^^


=
Sponsored Content

Mau buku Resusitasi Neonatus? Klik aja disini