/ cardiology

(KLINIS) Tatalaksana Gagal Jantung Akut

Secara umum gagal jantung merupakan gangguan struktur dan fungsi jantung yang mengakibatkan gagalnya suplai oksigen dengan memenuhi kebutuhan metabolisme jaringan, meskipun dengan tekanan pengisian yang normal.

Gagal jantung didefinisikan sebagai satu sindroma klinik yang disertai dengan:

  1. Gejala yang khas untuk gagal jantung berupa sesak napas baik pada saat istirahat ataupun latihan, fatigue, lelah, bengkak pada pergelangan kaki
  2. Tanda yang spesifik untuk gagal jantung seperti takikardi, takipneu, ronki basah pada paru, efusi pleura, meningkatnya tekanan Vena Jugularis, edema perifer, dan hepatomegali
  3. Adanya bukti gangguan struktur dan fungsi, seperti kardiomegali, bunyi S3, murmur jantung, gambaran echo yang abnormal, serta adanya kenaikan konsentrasi natriuretik peptide

Tatalaksana Gagal Jantung Akut

Gagal jantung akut adalah kondisi gagal jantung yang terjadi dalam onset yang cepat atau perubahan dari gejala dan tanda gagal jantung akut berlangsung cepat. Gagal jantung akut merupakan kondisi yang mengancam, membutuhkan penanganan medis segera, sehingga dibutuhkan upaya rawat inap. Gagal Jantung Akut bisa merupakan manifestasi yang pertama (‘de novo’ AHF). Situasi "akut" bisa bervariasi dari beberapa hari sampai beberapa minggu, atau beberapa jam sampai menit.

Etiologi Gagal Jantung

  1. Kerusakan miokard oleh berbagai sebab, penyakit jantung koroner, hipertensi, obat-obatan
  2. Gangguan irama
  3. Penyakit jantung katup
  4. Kardiomiopati pasca persalinan, miokarditis oleh berbagai sebab.
  5. Kegagalan sirkulasi, septikemia, tirotoksikosis, animea, shunt, tamponade perikard

Diagnosis Klinis Gagal Jantung Akut

Diagnosis klinis gagal jantung akut ditegakkan berdasarkan diagnosis klinis dan dikonfirmasi dengan pemeriksaan penunjang. Penting untuk menilai gejala dan tanda-tanda gagal jantung. Pemeriksaan laboratorium yang dapat digunakan untuk menunjang diagnosis diantaranya adalah hematologi, biokimia, peptida brain natriuretik.

Elektrokardiogram (EKG) berfungsi untuk melihat adanya infark akut, aritmia atau ciri suatu hipertensi lama. Foto rontgen dada dapat digunakan untuk mendeteksi adanya kardiomegali atau bendungan paru.

Ekokardiografi dapat digunakan untuk menentukan fraksi ejeksi, kuasa atau gagal jantung dengan fungsi sistolik baik secara presisi.

Klasifikasi Gagal Jantung

Penegakan diagnosis harus meluas diluar problem jantung, karena biasanya merupakan kombinasi beberapa penyakit. Organ selain jantung dapat mempunyai peranan penting.

Sasaran pada pengobatan gagal jantung akut sesuai dengan waktu

  1. Segera (ruang intensif), pengobatan ditunjukan untuk memperbaiki simtom, oksigenasi, perfusi organ, dan upaya membatasi kerusakan jantung dan ginjal
  2. Intermediate (di ruangan rawat), optimalisasi pengobatan, penggunaan sarana penunjang
  3. Jangka panjang, evaluasi lanjutan, edukasi, upaya pencegahan ulangan rawat inap, memperbaiki kualitas hidup

Modalitas pengobatan pada gagal jantung akut

  1. O2 analgesia, morfin
  2. Diuretik iv
  3. Vasodilator iv
  4. Inotropik
  5. Penunjang mekanik, IABP (intra aortic balloon pump), ventilasi non invansif (NIV, CPAP)
  6. Pacu jantung
  7. Obat-obatan sebagaimana pada gagal jantung kronik

Pada dasarnya pengobatan gagal jantung ditunjukan pada tiga faktor penentu dan tampilan kemampuan jantung (cardiac perfomance). Beberapa algoritma dalam penanganan gagal jantung berdasarkan penyebab dapat dilihat dari diagram di bawah ini.






Kesimpulan

  1. Deteksi dini gagal jantung akut melalui gejala, tanda, laboratorium dan sarana penunjang merupakan hal yang penting dilakukan mencegah kondisi kegawatdaruratan.
  2. Apapun panduan algoritma yang tersedia, upaya di lapangan tidak lepas dari kondisi logistik setempat yang tentunya tidak seragam.
  3. Deteksi dini dari faktor risiko yang harus diupayakan sebagai pencegahan awal gagal jantung.

=

Sponsored Content

Anda Seorang Internis?? PPDS Interna?? atau Dokter Umum di IGD???

Buku EIMED BIRU (Emergency in Internal Medicine Advance) adalah buku yang anda butuhkan.

Buku Seberat 1,3 kg ini berisi puluhan topik kegawatdaruratan spesifik di bidang penyakit dalam

  1. Kegawatdaruratan Sidroma Koroner Akut
  2. Kegawatdaruratan Pneumonia (CAP, HAP dan VAP)
  3. Kegawatdaruratan Krisis Hiperglikemia (KAD dan HONK)
  4. Kegawatdaruratan Sepsis
  5. Kegawatdaruratan Infeksi Virus Dengue
  6. Kegawatdaruratan Penyakit Ginjal Kronik
  7. dan Puluhan Topik Kegawatdaruratan Spesifik yang lain

Jika anda sudah membaca EIMED MERAH (Emergency in Internal Medicine Basic), melengkapi kompetensi anda dengan EIMED BIRU adalah pilihan cerdas di era BPJS dan MEA seperti saat ini.

Jadi Tunggu Apalagi, segera pesan buku EIMED BIRU melalui SMS/WA ke 085608083342 (YAHYA)!!!

Semoga Bermanfaat^^