Proton Pump Inhibitor

Esomeprazole dan tenatoprazole memiliki efek yang lebih kuat. Empat obat PPI lain (lanzoprazole, omeprazole, pantoprazole dan rabeprazole) memiliki efek terapeutik yang hampir sama.

Overview

Proton pump inhibitor (PPI) adalah obat yang banyak digunakan untuk mengatasi keluhan yang berhubungan dengan keasaman lambung. Obat golongan ini digunakan sebagai salah satu strategi penatalaksanaan dispepsia pada usia muda tanpa alarming features. PPI mengurangi keluhan dispepsia dengan menghambat produksi asam lambung.

Mekanisme Kerja Obat

PPI adalah prodrug. PPI membutuhkan asam lambung untuk berubah menjadi senyawa aktifnya (sulfenamide atau sulfenic acid). Dua senyawa aktif tersebut bekerja dengan menghambat sekresi asam lambung, melalui hambatan pada pompa proton H-K ATP-ase.

Semua obat golongan PPI memiliki waktu paruh yang pendek (sekitar 1 jam), kecuali tenatoprazole. Semua obat golongan PPI memiliki bioavailabilitas yang bagus dalam tubuh.

PPI dimetabolisme di hati oleh enzim CYP2C19 dan 3A4. Kerusakan hati, usia lanjut dan mutasi gen CYP2C19 akan menurunkan clearence PPI dalam tubuh.

Dosis

Tenatoprazole 20 mg 1x1

Esomeprazole 20 mg 1x1

Lansoprazole 30 mg 1x1

Omeprazole 20 mg 1x1

Pantoprazole 40 mg 1x1

Rabeprazole 20 mg 1x1

Efikasi Terapi

Dalam sebuah penelitian yang membandingkan efek berbagai obat golongan PPI dalam menekan produksi asam lambung, disebutkan bahwa esomeprazole dan tenatoprazole memiliki efek yang lebih kuat. Empat obat PPI lain (lanzoprazole, omeprazole, pantoprazole dan rabeprazole) memiliki efek terapeutik yang hampir sama.

Efek Samping

PPI adalah salah satu golongan obat yang aman digunakan. Ada beberapa efek samping yang dilaporkan diantaranya adalah gangguan absorbsi vitamin dan mineral dalam tubuh, serta interaksi dengan beberapa obat yang lain.