Mengenali Bundle Branch Block

Beberapa hari terakhir ini aku banyak dapat pertanyaan dari TS tentang ECG Bundle Branch Block. Biar tidak menjelasakan hal yang sama berulang kali, aku coba menulis artikel singkat ini. Pasti tidak sempurna, tetapi mudah-mudahan bisa sedikit membantu TS dalam mengenali gambaran ECG Bundle Branch Block.

Mengenali Gambaran ECG Bundle Branch Block

Begini, secara sederhana Bundle Branch Block terjadi karena ada blok (hambatan) konduksi listrik pada cabang berkas (bundle branch). Supaya lebih mudah, ke depan kita akan sebut sebagai bundle branch saja, alih-alih cabang berkas.

Aku rasa penting untuk refresh kembali tentang jalur konduksi listrik jantung, sehingga kita bisa memahami arti klinis bundle branch block.

Oke, gambar di atas aku ambil dari Youtube. Gambarnya sederhana, skematis dan mudah dipahami.

Jadi, kalau kamu sudah baca artikel sebelumnya tentang dasar-dasar membaca ekg kamu tentu akan mudah paham mengenai gambar di atas. Gambar itu menceritakan perjalanan listrik jantung dari SA node sampai ke serabut purkinje.

Singkatnya, listriknya jantung dibangkitkan secara normal oleh "dirijen istimewa" SA Node. Terus dikonduksi sampai ke AV Node, untuk selanjutnya diteruskan ke serabut purkinje. Nah, gangguan konduksi di serabut saraf purkinje inilah yang menyebabkan terjadi Bundle Branch Block.

Seperti kita lihat di gambar, ada dua berkas purkinje (kanan dan kiri). Jika blok terjadi di berkas kanan maka kita sebut sebagai right bundle branch block (RBBB). Jika blok terjadi di berkas kiri maka namanya left bundle branch block (LBBB).

Oke, mudah dimengerti ya?

Selanjutnya kita akan diskusikan bagaimana cara mengenali LBBB vs RBBB. Dalam artikel ini aku akan bahas secara lebi sederhana. Kalau kamu mau penjelasan detailnya kamu bisa pelajari di DVD Mahir Baca EKG dari dr Ragil, SpJP.

Sebelum belajar gambaran ECG yang patologis, tentu kita harus tahu gambaran ECG yang fisiologis (normal) kan?

Oke, kita fokus pada gelombang QRS ya, karena listrik di bundle branch pada akhirnya akan menyebabkan depolarisasi ventrikel yang tergambar sebagai kompleks QRS di ECG.

Perhatikan gelombang QRS, pada ECG normal bentuknya sempit dan kalau dihitung aksisnya kira-kira sudutnya antara 0-90 derajat (I dan AvF positif). nah, kata kuncinya pada bundle branch block kompleks QRS sudah berubah. Lebar dan konfigurasi kompleks QRS akan berubah pada bundle branch block.

Ciri-Ciri Right Bundle Branch Block (RBBB)

  1. Lebar QRS > 0.12 detik
  2. Ada "Telinga Kelinci" rSR' di V1 dan V2 (lead ventrikel kanan) dan Gelombang S yang dalam dan lebar di I, AvL, V5 dan V6 (lead ventrikel kiri)

Supaya gambang membayangkannya aku kasih contoh gambar ECG-nya ya

Oke, biar lebih mancep. Ini aku kasih gambar ECG-nya pasien RBBB post-tersengat listrik. Agak kurang khas, tetapi bisa jadi contoh yang baik.

Kenapa bisa muncul gambaran ECG seperti itu?

Tidak wajib kamu pahami, tetapi menarik juga untuk didiskusikan. Jadi gini, pada RBBB ada hambatan di right bundle branch, sehingga ventrikel kana terlambat depolarisasinya. Sehingga QRS melebar (> 0.12 detik).

Kenapa muncul "Telinga Kelinci" di V1 dan V2?

Kan tadi ventrikel kiri sudah terdepolarisasi duluan, ventrikel kanan depolarisasinya terlambat. Nah, V1 dan V2 ini dekat dengan ventrikel kanan dan "relatif jauh" dari ventrikel kiri. Namun, saat ventrikel kiri terdepolarisasi V1 dan V2 tetap akan menangkap aktivitas listrik ini, sehingga gambaran khasnya akan tampak R yang tidak terlalu tinggi (r) kemudian terbentuk S. Nah begitu ventrikel kanan mulai terdepolarisasi, muncullah gelombang R kedua (disebut R'). Makanya kamu akan lihat pola rSR' di V1 dan V2 pada RBBB.

Kenapa S di lead ventrikel kiri kelihatan dalam?

Hayo, kenapa? Tulis pendapatmu di komentar ya^^

Penjelasan lebih detail bisa kamu pelajari di DVD Mahir Baca EKG dr Ragil, SpJP

Ciri-Ciri Left Bundle Branch Block (LBBB)

  1. Lebar QRS > 0.12 detik
  2. R akan berebantuk melebar dan "melandai" di I, AvL, V5 dan V6 (lead ventrikel kiri). Kamu bisa saja menemui "telinga kelinci" di lead ventrikel kiri, tetapi jarang. Sementara itu kalau kamu lihat di lead ventrikel kanan, kamu akan dapatkan S yang dalam dan lebar.

Supaya gampang banyanginya aku kasih contoh skematisnya ya

Kenapa QRS di Lead Ventrikel Kiri Melandai?

Simple aja, karena R di ventrikel kiri kan memang akan terekam tinggi. Namun sayang, karena ada blok di left bundle branch ya depolarisasinya akan mencapai puncak lebih lama (melebar dan "melandai"). Meskipun mungkin, tetapi kamu akan jarang melihat "kuping kelinci" karena pada LBBB biasanya depolarisasi ventrikel kanan akan tertutup dengan depolarisasi ventrikel kiri (letaknya ventrikel kanan relatif jauh dari sadapan dan massa otot ventrikel kanan lebih kecil sehingga aktivitas listriknya "relatif rendah")

Oke, sederhananya

Kalau kamu nemu "kuping kelinci" di V1 dan V2, serta S yang dalam dan lebar di V5 dan V6 => Curigalah itu RBBB

Sementara itu, kalau kamu nemu R yang landai di V5 dan V6, serta S yang dalam dan lebar di V1 dan V2 => Curigalah itu LBBB

Mudah kan?

Sebenarnya aku mau cerita lagi tentang kenapa mengenali RBBB dan LBBB penting, tapi sayang tulisannya sudah kepanjangen.

Kita sambung kalau aku mood ya^^

Share dong tulisan ini biar aku mood nulis lagi :)


=
Sponsored Content

Bocoran aja, salah satu kepentingan klinis belajar RBBB vs LBBB adalah kalau kamu ketemu pasien nyeri dada spesifik dengan gambaran EKG LBBB, kamu mesti curiga banget dia infark miokard akut, meskipun kamu nggan nemu ST Elevasi, ST Depresi atau T Inversi.

Kalau kayak gitu, kamu perlu assess LBBB-nya itu new atau old (Pakai Sgarbossa Criteria). Kalau New, kamu segera konsul SpJP deh buat memastikan, dan kalau perlu dirujuk aja ke SpJP-nya

Supaya kamu makin mahir menangani kasus Infark Miokard Akut, aku rekomendasikan DVD Sindroma Koroner Akut dari dr Ragil, SpJP.

Hari ini adalah waktu yang pas banget buat order via Yahya karena setiap pembelian DVD Sindroma Koroner Akut dan DVD Cardiac Prevention (312 ribu) via Yahya, kamu akan dapat bonus

  1. DVD Cardiac Emergency (Review singkat ACLS dengan Metode Pembahasan Kasus yang Menarik)

  2. Ebook Diagnosis Decomp Cordis

  3. Ebook Tatalaksana Gagal Jantung Akut

  4. Ebook Tatalaksana Gagal Jantung Kronik

  5. DVD Kumpulan Poster Prolanis (Bisa kamu cetak sendiri buat Puskesmas atau Rumah Sakitmu)

Mau pesan? SMS/WA saja ke 0856 0808 3342 (YAHYA)

Bisa juga WA Yahya via klik link order ini