/ diabetes

Diagnosis dan Terapi Krisis Hiperglikemia (1): Diagnosis

Krisis hiperglikemia adalah kondisi gawat darurat yang terjadi pada pasien dengan gangguan metabolisme gula, Diabetes Mellitus. Meskipun saat ini upaya pencegahan dan pengobatan diabetes sudah sangat berkembang, namun kasus krisis hiperglikemia masih sering terjadi.

Secara garis besar krisis hiperglikemia dapat dibagi menjadi dua kelompok besar: Diabetes Ketoasidosis (DKA) dan Hyperosmolar Hyperglicemic State (HHS). DKA lebih sering terjadi pada pasien Diabetes Mellitus Tipe 1 (DMT1), meskipun DKA pada DMT2 juga mungkin terjadi. Sedangkan HHS lebih identik dengan pasien DMT2.

Diagnosis Krisis Hiperglikemia

Diagnosis krisis hiperglikemia dapat cepat dibuat jika sebelumnya pasien sudah teridentifikasi mengidap diabetes dan muncul gejala-gejala khas. Pemeriksaan gula darah dan penunjang yang lain memberikan kontribusi penting dalam penegakan diagnosis krisis hiperglikemia.

DKA ditandai dengan: Kadar Gula Darah > 250 mg/dL, ketonuria dan ketonemia yang jelas, pH arteri < 7.3 dan kadar bicarbonate < 15 mEq/L (Kitabchi dkk, 2009).

Sedangkan, pada HHS ditemukan: Kadar Gula Darah > 600 mg/dL, ketonuria dan ketonemia minimal atau tidak ada, pH arteri > 7.3 dan kadar bicarbonate > 15 mEq/L. Pada HHS juga ditemukan adanya perubahan status mental (Delirium, Stupor atau Koma) dan peningkatan osmolalitas serum > 320 mOsm/kg (Kitabchi dkk, 2009).

Jumlah insulin absolut dalam darah menjelaskan perbedaan signifikan hasil laboratorium DKA dan HHS. DKA cnderung terjadi karena kadar hormon insulin yang sangat rendah sehingga terjadi ketogenesis, sedangkan HHS memiliki cukup banyak insulin untuk mencegah ketogenesis.

Dalam anamnesis, precipitating factors juga perlu digali untuk mengidentifikasi penyebab krisis hiperglikemia. Precipitating factors yang sering memicu DKA dan HHS adalah: Infeksi, Terapi Insulin yang tidak teratur, Miokard Infark, Pankreatitis, Stroke, penggunaan obat tertentu dan Kehamilan.

Hasil pemeriksaan fisik biasanya menunjukkan: tanda klinis dehidrasi, turgor kulit yang menurun, peningkatan frekuensi nadi (takikardia) dan penurunan tekanan darah (hipotensi). Nafas Kussmaul sering terjadi pada pasien dengan DKA yaitu kondisi peningkatan frekuensi nafas (hiperventilasi), nafas cepat dan dalam, disertai bau nafas khas seperti keton.

Setelah diagnosis berhasil ditegakkan, maka selanjutnya yang harus dilakukan adalah melakukan penanganan krisis hiperglikemia yang tepat. Penanganan krisis hiperglikemia akan dibahas pada artikel selanjutnya.

Baca Juga: Pilih Glibenclamide atau Metformin?


=

Sponsored Content

INTIP RESEP DOKTER Sp.PD, Sp.JP dan Sp.P YUK!!!

"Resep Sukses Berkarier: Amati, Tiru, Modifikasi" (Anonim)

Saya lupa ungkapan itu diucapkan pertama kali oleh siapa, tapi saya sangat menyadari bahwa ungkapan tersebut benar adanya. Beberapa konsulen pernah bercerita bahwa, salah satu "resep" sukses praktek adalah "rajin ngintip resep senior".

Bagaimana pun, dokter senior adalah sumber ilmu yang sangat berharga. Akumulasi jam belajar, jam praktek dan pengalaman klinis yang sudah matang, adalah keunggulan kompetitif yang tidak bisa dipungkiri.

Apa yang bisa dilakukan dokter junior? Intip Resep Senior, Aplikasikan dan Modifikasi seiring bertambahnya pengalaman klinis.

Senior-senior kita para konsulen PAPDI sudah dengan senang hati membagikan resep-resep rekomendasi mereka dalam BUKU PANDUAN PRAKTIK KLINIS PENATALAKSANAAN. Jadi, kita dibebaskan untuk "ngintip legal" Lho!!!

Terima Kasih, para Senior PAPDI. Semoga menjadi ilmu bermanfaat yang jadi Amal Sholeh di Surga kelak. Amien.

Buku setebal 1000 halaman dengan berat 2,3 kg ini mungkin bisa jadi solusi yang pas buat kamu. Berisi pedoman diagnosis terapi yang paling lengkap saat ini terkait kasus-kasus medik (Penyakit Dalam, Jantung dan Paru).

Buku ini akan memberikan sejawat pengetahuan dasar yang lebih dari cukup untuk menjawab pertanyaan klinis sehari-hari: diagnosis-nya apa, terapi-nya apa, prognosisnya bagaimana?

Info tambahan, Buku PPK Penatalaksanan PAPDI ini juga banyak dicari dokter manajer Rumah Sakit sebagai referensi menyusun Panduan Praktik Klinis internal di Rumah Sakit dalam menghadapi Akreditasi versi KARS 2012.

Harganya 499 ribu, belum termasuk Ongkos Kirim. Garansi 30 hari. Kalo kamu menemukan kecacatan (halaman kurang, jilidan lepas dsb), kamu bisa langsung lapor kami. Kami akan mengirimkan buku baru, dan kamu gak perlu bayar ongkir lagi (Free).^^

Jika kamu belum punya, segera saja SMS/WA 081234008737 untuk pemesanan, stok terbatas!!!

Sebelum kehabisan!