Clonidine Untuk Hipertensi Resisten Pasien CKD

Hipertensi resisten secara umum diketahui sebagai kondisi ketika tekanan darah seseorang tetap tidak terkontrol meski telah diberikan obat antihipertensi dari tiga atau lebih kelompok yang berbeda. Kondisi ini bisa diakibatkan karena hipertensi sekunder, usia tua, obesitas, dan konsumsi garam berlebih atau yang lainnya.

Kemarin ada TS yang sempat bertanya menanyakan bagaimana pemberian clonidine pada pasien hipertensi resisten?

Clonidine Untuk Hipertensi Resisten Pasien CKD

Dalam tatalaksana pada hipertensi resisten, terapi farmakologis lebih berfokus pada penambahan terapi lini keempat, karena tekanan darah pasien tidak lagi dapat dikontrol dengan tiga kelompok obat sebelumnya, yaitu : ACE inhibitor atau ARBs, CCB, dan diuretik (thiazide atau obat mirip thiazide).

Apabila dengan pemberian tiga kelompok obat tadi TD pasien masih belum terkontrol maka perlu dipertimbangkan untuk memberikan obat tambahan sebagai lini keempat. Salah satunya ialah clonidine. Clonidine (agonis a2 yang bekerja secara secara sentral) dapat diberikan sebagai opsi pertimbangan terapi tambahan untuk hipertensi resisten apabila setelah diberikan spironolactone namun tekanan darah pasien tetap tidak mencapai nilai yang diinginkan. Clonidine dapat diberikan dengan dosis 50 mcg dua kali sehari hingga 300 mcg dua kali sehari sambil terus mengevaluasi TD pasien degan juga mempertimbangkan efek samping yang mungkin timbul seperti kelelahan dan mulut kering. Sehingga pemberian clonidine adalah opsional sebagai tambahan untuk diberikan pada kasus hipertensi resisten ini.

Obat-Hipertensi-Oral-003

Obat-Hipertensi-Oral-002

Obat-Hipertensi-Oral-001

Selain clonidine ada opsi obat lain juga yang bisa dipertimbangkan seperti alfa bloker (prasozin 1 x 0,5 mg kemudian ditingkatkan 2 x 1-10 mg sehari), beta bloker, methyldopa (2 x 125 mg hingga 2 x 250 mg), dan vasodilator (minoxidil 2 x 5 mg hingga 2 x 30 mg, hydralazine 12.5 mg hingga 200 mg) apabila memang TD pasien masih tetap belum mencapai target TD yang diinginkan setelah diberikan clonidine. (mau)

Semoga Bermanfaat^^


Panduan American Heart Association (AHA) 2017 untuk hipertensi sudah keluar. Tebal banget 283 halaman. Kamu bisa download naskah aslinya disini

Buat kamu yang pengen tahu penjelasannya secara gampang dan mudah dimengerti, aku sudah minta tolong dr Ragil. SpJP untuk bikinin video penjelasan (DVD) Guideline AHA 2017 (Hipertensi)

Panjang penjelasannya hampir 1 jam (57 menit)

isi videonya ya persis kayak algoritma dan diagram yang ada di teks aslinya, meliputi

  1. Klasifikasi Hipertensi
  2. Diagnosis dan Tatalaksana White Coat Hypertension
  3. Skrining Hipertensi Sekunder
  4. Terapi Non Farmakologis Hipertensi
  5. Pemeriksaan Penunjang Hipertensi
  6. Algoritma Tatalaksana Hipertensi
  7. Terapi Farmakologi Hipertensi
  8. Terapi Stable Ischemic Heart Disease
  9. Terapi Hipertensi pada pasien CKD
  10. Terapi Hipertensi ICH
  11. Terapi Hipertensi Stroke Iskemik
  12. Terapi Hipertensi Mencegah Serangan Stroke Berulang
  13. Terapi Krisis Hipertensi

cuma bedanya, sudah dibahasakan ulang dr Ragil, SpJP supaya mudah dimengerti dan diaplikasikan di praktek sehari-hari. Biayanya cuma 156 ribu. Bonus Akses ke Group Xpert Sharing Hipertensi

Kalau kamu pengen pesan DVD-nya, WA 085608083342 (Yahya) aja

Nanti biar dibantu prosedur pemesanannya.