/ manajemen klinik

Analisis Potensi Lokasi Klinik, Bagaimana Langkah-Langkahnya?

Ini adalah artikel yang saya janjikan minggu lalu dalam KlinikMart: Bagaimana Mencari Lokasi Klinik yang Strategis?



Di Kelas Manajemen Rumah Sakit, saya diajari untuk melakukan survei lokasi pendirian Fasilitas Kesehatan (Rumah Sakit, Klinik atau Praktek Dokter Swasta). Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan adalah segmen yang ingin sejawat garap (menengah ke atas atau ke bawah, anak atau dewasa, Bedah atau Medik, dan sebagainya).

Dengan menentukan segmen pasar, sejawat selanjutnya akan memiliki arah yang jelas untuk mengumpulkan data. Data yang perlu dikumpulkan selanjutnya adalah demografi daerah sekitar, tingkat sosioekonomi masyarakat sekitar, akses menuju Fasilitas Kesehatan, Tingkat persaingan di daerah tersebut, Luas tanah/bangunan, harga bangunan sampai budaya masyarakat sekitar bila memungkinkan.

Langkah-Langkah Menganalisis Potensi Lokasi Klinik

Secara sederhana langkah-langkah menganalisis potensi lokasi klinik dapat disederhanakan menjadi 3 langkah: Data Collection, SWOT Analysis, dan Decission Making. Namun, sebelum 3 langkah tersebut, ada satu langkah penting yang harus dilewati yaitu Goal Setting.

Goal Setting akan memberikan kerang berpikir yang jelas: data apa saja yang harus dikumpulkan, aspek apa saja yang harus dianalisis dan bagaimana keputusan dibuat.

Apa Tujuan Sejawat Mendirikan Klinik?

Tujuan sejawat mendirikan klinik akan sangat menentukan lokasi mana yang lebih cocok untuk dipilih. Misal sejawat ingin mendirikan klinik untuk mencari keuntungan, tentu dipilih lokasi yang memiliki demografi mayoritas usia produktif dan memiliki tingkat sosioekonomi menengah ke atas.

Apakah tidak bisa di lokasi kumuh yang dekat dengan komunitas orang gelandangan dan pengemis? Bisa, namun lebih sulit mencapai tujuan sejawat membangun profit.

Begitu juga sebaliknya jika tujuan sejawat adalah misi sosial, memilih lokasi klinik di daerah gelandangan dan pengemis akan sangat memudahkan mereka untuk mengakses klinik sejawat.

Seacara akademik, tujuan akan lebih mudah dirumuskan jika sejawat menyusun visi dan misi. Visi secara sederhana adalah hal yang ingin dicapai klinik di masa depan (biasanya 5-10 tahun ke depan, namun tidak ada batasan pasti). Misi adalah langkah-langkah yang harus dicapai untuk mencapai visi.

Misalnya, visi klinik sejawat adalah menjadi klinik kecantikan nomor satu di Kota XXX. Artinya sejawat harus mempertimbangkan semua aspek terkait lokasi yang dapat menunjang tujuan tersebut.

Untuk sukses menggarap klinik kecantikan, lokasi ideal yang sejawat butuhkan adalah lokasi yang secara demografis memiliki proporsi penduduk terbesar wanita usia produktif, dengan tingkat sosioekonomi menengah ke atas.

Lokasi tersebut sedapat mungkin memiliki jumlah kompetitor yang bermain di area yang sama, sesedikit mungkin atau memiliki kualitas pelayanan dibawah kualitas yang dapat sejawat berikan.

Namun, kompetitor yang ramai bukan berarti buruk. Kapan-kapan saya akan bahas lebih lanjut, mengapa terkadang strategi Blue Ocean menyesatkan.

Lanjutkan Membaca>>